Cara menanam Hidroponik memakai botol bekas

Bercocok tanam dengan cara hidroponik kini telah banyak dilakukan baik di dalam ataupun di luar negeri. Caranya yang simpel dan mudah dilakukan...

Wulandari Agustin
Cara menanam Hidroponik memakai botol bekas

Bercocok tanam dengan cara hidroponik kini telah banyak dilakukan baik di dalam ataupun di luar negeri. Caranya yang simpel dan mudah dilakukan menjadi daya tarik tersendiri. Bahkan kini jumlah petani hidroponik selalu bertambah karena tahu mengenai potensi besar dibalik bercocok tanam dengan memanfaatkan media air dengan lahan yang tidak perlu terlalu luas ini.

Hidroponik bisa dilakukan siapapun termasuk orang-orang yang awam di dunia pertanian. Ada beberapa cara bercocok tanam dengan hidroponik. Salah satunya dengan menggunakna botol bekas. Seperti apa?

  1. Persiapkan alat dan bahan. Diantaranya adalah botol bekas air mineral dengan ukuran 600 ml yang telah bersih, pisau atau gunting, sumbu kompor atau kain flanel untuk mengalirkan nutrisi, media tanam berupa rockwool, bibit tanaman unggul, air bersih, dan nutrisi AB Mix yang bisa didapatkan di toko online.
  2. Gunting botol untuk sarana menanam hidroponik. Pastikan botol bekas masih kokoh dan tidak lecek. Ambil gunting, pisau, atay cutter lalu potong leher botol menjadi dua bagian. Buat lubang pada tutup botol untuk memasukkan sumbu kompor. Setelah ada celah pada tutup botol, masukkan sumbu atau kain flanel tersebut. Lalu balikkan bagian leher botol dan masukkan ke dalam badan botol.
  3. Semai benih. Potong rockwoll dengan ukuran 2’5×2’5 cm. Basahi dengan cipratan air. Simpan media tanam rockwoll dalam wadah tampung. Buat lubang pada bagian tengah rockwool dengan tusuk gigi lalu tanam benih tanaman dalam lubang tersebut. Selanjitnya, tutup wadah dengan plastik hitam dan simpan di tempat teduh. Jika benih tanaman sudah berkecambah, pindahkan ke tempat yang terkena sinar matahari namun jangan terlalu terik. Pastikan pula agar rockwool selalu basah. Jika sudah mulai kering, segera semprotkan air lagi. Setelah tanaman berdaun empat, tanaman sudah siap dipindahkan dan diberi nutrisi.
  4. Membuat nutrisi. Nutrisi AB-Mix umumnya terdiri dari dua jenis larutan cair yang terpisah dan nantinya dicampur air untuk siap digunakan.
  5. Pindah tanam. Benih yang telah berkecambah dan berdaun empat sudah siap tumbuh dan dipindahkan. Proses pemindahan ini terbilang sederhana. Siapkan botol bekas yang sudah dibuat. Tuangkan larutan nutrisi pada bagian bawah botol lalu ambil bagian leher botol dan pindahkan rockwool yang sudah ditumbuhi kecambah ke dalamnya. Gabungkan kedua bagian sampai jalur nutrisinya bisa mengalir pada tanaman.

Itulah cara bertanam hidroponik dengan menggunakan botol bekas. Sistem wick termasuk cara hidroponik paling mudah dan bisa dilakukan oleh siapapun. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *