Jenis-jenis hama tanaman cabai dan cara mengendalikannya

Cabai adalah tanaman yang perlu perawatan khusus karena rentan diserang hama. Berikut jenis-jenis hama tanaman cabai dan cara mengendalikannya. Ulat hijau. Disebut...

Wulandari Agustin
Jenis-jenis hama tanaman Cabai

Cabai adalah tanaman yang perlu perawatan khusus karena rentan diserang hama. Berikut jenis-jenis hama tanaman cabai dan cara mengendalikannya.

  1. Ulat hijau. Disebut juga sebagai ulat grayak, jenis hama ini memiliki ukuran kecil dan ada dalam jumlah yang banyak. Ulat hijau ini biasanya menyerang tunas ataupun batang muda menyebabkan daun berlubang. Cara mengendalikannya adalah dengan menyemprotnya menggunakan regent, curacron, atau matador.
  2. Tungau. Jenis tungau yang menyerang biasanya berupa tungau kuning. Hama tersebut membuat daun menjadi keriting serta menggulung ke bawah. Jika terjadi serangan hama tungau secara bergerombol, maka daun bisa rontok. Untuk mengendalikan hama ini adalah dengan menyemprotkan racun tungai secara rutin menggunakan demolish, bamex, samite, mitac, omite, pegasus, atau agrimec.
  3. Kutu daun. Kutu daun bisa menyerang batang muda, tunas, ataupun daun. Kutu daun bisa menyerang dengan menghisap cairan pada daun sehingga membuatnya keriting dan kering. Untuk mengendalikannya, kutu daun hisa disemprot menggunakan insektisida berbahan aktif fipronil, abamektin, ataupun diafenthiuron.
  4. Ulat tanah. Ulat ini biasanya berwarna hijau ataupun coklat dan berdiameter seperti pensil. Umumnya, ulat tanah menyerang semua bagian tanaman seperti daun, batang, dan buah. Ulat ini bergerilya di malam hari serta bersembunyi di siang hari di dalam tanah. Jika terkena serangan ulat ini, tanaman cabe akan dirusak hanya dalam satu malam. Cara mengendalikan ulat tanah ini adalah dengan menyemprotkan santoat, prevaton, matador, ataupun curacron di malam hari. 
  5. Thrips. Tanaman cabai yang terserang thrips akan memiliki gejala seperti daun menjadi keriting serta menggulung ke atas. Hama thrips menyerang tanaman dengan menghisap cairan pada daun yang diawali dengan merusak daun muda. Serangan yang parah umumnya terjadi di musim kemarau. Untuk mengendalikannya, Anda perlu menyemprot tanaman cabai dengan insektosida demolish, agrimec, omite, mitac, bamex, pegasus, atau samite.
  6. Lalat buah. Penyerangan yang dilakukan lalat buah adalah dengan menyuntikkan telur mereka di bagian-bagian tanaman cabai. Setelah telur menetas, kemudian akan berubah menjadi larva. Larva-larva itulah yang akan menggerogoti buah cabai drai dalam sehingga membuat buah menjadi rontok dan busuk. Cara mengendalikan hama lalat buah pada tanaman cabai adalah dengan membuat perangkap lalat buah atau dengan menyemprotkan insektisida seperti regent, santoat, curacron, ataupun matador.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *