Penyebab bulu kucing rontok

Penyebab bulu kucing rontok dan cara mengatasinya

Wulandari Agustin

Kucing adalah hewan peliharaan yang menggemaskan. Tidak jarang, banyak orang tertarik untuk memelihara kucing karena bulunya yang indah. Bulu memang menjadi salah satu pertimbangan bagi orang yang ingin memelihara kucing. Semakin tebal bulunya, maka semakin menggemaskan kucing peliharaan tersebut.

Bulu tidak hanya membuat kucing tampak cantik, tetapi juga berguna untuk menghangatkan tubuhnya. Namun, karena beberapa alasan, bulu kucing bisa rontok dan bulunya bisa menempel di kursi, sofa, ataupun karpet. 

Lalu bagaimana cara untuk mengatasi bulu kucing yang rontok parah?

  1. Kenali dulu penyebabnya. Langkah pertama dalam mengatasi kerontokan pada bulu kucing adalah dengan mengetahui apa penyebabnya. Dengan demikian, Ansa bisa memberikan penanganan yang tepat dalam mengatasi bulu kucing yang rontok parah.  Penyebab bulu kucing rontok diantaranya adalah karena gizi yang kurang mencukupi, kucing kurang vitamin, mengalami alergi, kucing sedang stres, atau sedang terinfeksi jamur, kutu, maupun tungau. Jika Anda telah menemukan penyebab bulu kucing Anda rontok, Anda dapat mencari cara untuk meminimalisirnya.
  2. Beri asupan gizi yang cukup. Asupan gizi sangat memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan serta kekuatan bulu kucing. Dalam memenuhi kebutuhan gizi kucing, Anda bisa memberikan makanan yang bervariasi seperti susu khusus kucing.
  3. Beri vitamin tambahan. Anda dapat berkonsultasi dulu dengan dokter hewan mengenai penyebab bulu kucing Anda rontok. Biasanya, dokter hewan menyarankan Anda untuk memberikan vitamin tambahan pada kucing agar bulunya tumbuh kuat.
  4. Ganti produk makanan. Kerontokan yang terjadi pada bulu kucing dapat disebabkan karena makanan yang dikonsumsinya salah atau kurang cocok dengan kucing. Untuk bisa mengetahui makanan apa yang cocok untuk kucing Anda memang sulit karena Anda harus mencobanya satu persatu. Anda juga harus ekstra dalam memperhatikan efek yang terjadi setiap kali kucing Anda ganti jenis makanan.
  5. Mandikan kucing dengan teratur. Kucing juga perlu dalam keadaan selalu bersih. Tidak jarang, banyak kotoran menempel pada bulu kucing yang bisa menyebabkan kerontokan. Oleh karena itu, mandikan kucing Anda dengan teratur dan selalu jaga kebersihan bulunya. Perlu diingat, untuk produk pembersihnya pun sebaiknya pakai yang cocok untuk kucing Anda.
  6. Hindari makanan yang membuat bulu kucong rontok. Ada beberapa makanan yang bisa jadi memberikan reaksi alergi tertentu terhadap kucing Anda. Ini bisa berasal dari makanan ataupun minuman yang dikonsumsinya.
  7. Konsultasi dengan dokter. Jangan lupa untuk selalu membawa kucing Anda ke dokter hewan untuk pemeriksaan kesehatan dan kebersihan secara menyeluruh, termasuk mengenai penanganan masalah kerontokan bulu kucing.

Selamat mencoba!

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts